Masinton Membela Penghuni Green Pramuka Yang di Laporkan Seringkali Bermasalah

Politisi PDI perjuangan Masinton Pasaribu saat itu mendatangi Green Pramuka City terkait dengan adanya dugaan pelanggaran hukum dalam hal pengelolaan rumah susun itu.  Sehingga timbullah sebuah kekisruhan antara penghuninya. Saat itu Masinton sengaja datang ke Green Pramuka pada pukul 19.30 dan saat itu juga disambut oleh banyak warga sekaligus pengurus dari Green Pramuka City. Kabar bahwa apartemen Green Pramuka City bermasalah memang sudah berhembus nan jauh.

Masinton Membela Penghuni Green Pramuka

Berbagai macam permasalahan pun akhirnya di sampaikan. Green Pramuka City bermasalah ini mulai dari penerapan kebijakan sepihak mengenai parkiran, pajak bumi dan bangunan yang tidak transparan bahkan juga iuran pengelolaan lingkungan sekalipun. Bahkan warga pun juga mengeluhkan bahwa tiada lagi perlindungan yang berasal dari aparat keamanan. Meskipun kekisruhan terjadi akibat dari penerapan parker yang komersial.

Masinto pun menjelaskan bahwa sekarang ini tidak diperbolehkan lagi jika warga negara yang diintimidasi dan tidak nyaman berada pada rumahnya sendiri. Untuk itulah sambung anggota komisi hukum DPR RI ini, warga diminta untuk melaporkan perincian dalam berbagai bentuk persoalan. Termasuk dengan adanya dugaan intimidasi yang sudah dirasakan para penghuni rumah susun ini.

Selain mengambil langkah melakukan dialog, kini Masinton pun juga melakukan pengecekan pada area basement 1 dengan permasalahan perparkiran. Seperti yang sudah diketahui oleh PT Mitra Investama Perdana sebagai Badan Pengelola Green Pramuka ini menerapkan suatu tarif parkir per jam untuk para penghuni apartemen. Tarif tersebut di berikan kepada mereka para penghuni yang ada pada basement 1 dan lantai dasar. Hingga akhirnya timbullah sebuah penolakan dari para warga.

Berkaitan dengan tiadanya proses perlindungan kepolisian ini, Masinton pun berjanji bakalan menyampaikan suatu hal itu kepada pihak kepolisian untuk bisa di proses. Beliau pun menuturkan bahwa dirinya akan memproses beragam laporan dari warga terlebih dahulu. Sedangkan untuk langkah selanjutnya, Masinton ini akan menegaskan dirinya mensinyalir mengenai persoalan yang sudah terjadi pada apartemen Green Pramuka City ini.

Salah satu dari penghuni apartemen, Lina Herlina menjelaskan bahwa dirinya hanya bisa mendapat kuitansi pembayaran PBB, bukan faktur pajak. Bahkan warga pun selama ini tidak pernah mendapatkan sebuah laporan memgenai pungutan pajak. Kami bukan hanya mempunyai surat pemberitahuan untuk pembayaran PBB saja namun hanya di beri sebuah kuitansi. Penghuni apartemen lainnya pun menuturkan supaya pihaknya mampu meminta bagian DPR untuk meninjau beragam persoalan yang ada.

Seperti halnya sebuah persoalan adanya dugaan pelanggaran hukum dalam hal pengelolaan rumah susun. Perwakilan dari pppsrs Arsi Aryanto pun kini menuturkan bahwa pihaknya akan menyampaikan sebuah dugaan pelanggaran pajak tidak transparan itu kepada bagian komisi pemberantasan korupsi atau KPK. Pengaduan tersebut ternyata juga dilakukan oleh para penghuni apartemen sekaligus rumah susun yang berada dalam kawasan kota Jakarta. Berkat Green Pramuka City bermasalah ini, pihak pengembang pun berusaha memberikan pelayanan terbaiknya.

0 Response to "Masinton Membela Penghuni Green Pramuka Yang di Laporkan Seringkali Bermasalah"

Post a Comment